Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia

Proklamasi 17 Agustus 1945 yang di kumandangkan oleh Ir. Soekarno – Hatta ke seluruh penjuru dunia, adalah merupakan puncak perjuangan bangsa Indonesia untuk mencapai kemerdekaan.

Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia

Dengan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 maka terputuslah belenggu penjajahan untuk selama-lamanya.

Sehari sesudah Proklamasi kemerdekaan Indonesia, tepatnya pada tanggal 18 Agustus 1945 ditetapkanlah UUD 1945 oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, bangsa Indonesia bangkit dengan serentak dan bersatu padu membela Proklamasi 17 Agustus 1945 tanpa memandang perbedaan ras, asal-usul, keturunan, suku, daerah, agama, dan golongan.

Segenap bangsa Indonesia melakukan kegiatan sesuai bidangnya masing-masing dalam membela Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, seperti :

  1. Pemimpin rakyat mengatur perjuangan di bidang politik dan menggrerakkan rakyat untuk membela kemerdekaan.
  2. Para pegawai merebut kekuasaan pemerintahan sipil dari tangan pemerintahan Jepang dan menggerakkan roda pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
  3. Angkatan bersenjata bertempur di medan-medan pertempuran dan menggembleng rakyat menjadi pejuang militan. Walau hanya dengan bambu runcing dan senjata serta organisasi yang sederhana tapi angkatan bersenjata pada waktu itu mampu menghadapi tentara penjajah Belanda yang mempunyai organisasi yang teratur dan persenjataan yang modern dan lengkap. Hal ini disebabkan oleh adanya cita-cita yang tinggi, jiwa pengabdian yang luhur dan semangat berkobar-kobar pada setiap dada pejuang bangsa Indonesia.
  4. Para pemuda menggabungkan diri dengan angkatan bersenjatabaik secara aktif memanggul senjata maupun sebagai anggota Pertahanan Rakyat Semesta untuk menjaga keamanan kampung.
  5. Para pelajar meninggalkan bangku sekolah dan menggabungkan diri dengan angkatan bersenjata. Mereka melakukan tugas yang berdaya guna dan berhasil guna sesuai dengan bidang dan kemampuannya. Ada yang mengumpulkan informasi di kota-kota yang diduduki oleh tentara Belanda, ada yang menjadi penghubung, ada yang bekerja di staf, ada yang langsung menerjunkan diri ke dalam perjuangan bersenjata.
  6. Para petani mempertinggi produksi pangan dan menyumbangkan hasil produksinya secara cuma-cuma untuk kepentingan perjuangan, sehingga para pejuang tidak kekurangan bahan makanan.
  7. Para pedagang menembus blokade sehingga dapat diperoleh barang-barang yang diperlukan untuk melanjutkan perjuangan.
  8. Kaum wanita yaitu para ibu dan pemudi menyelenggarakan dapur umum dan merawat korban-korban perjuangan, sehingga para pejuang kemerdekaan dapat memperoleh makanan pada setiap tempat.

Pada waktu bangsa Indonesia memusatkan segala perhatian dan mengerahkan segala daya mampu untuk melawan penjajahan Belanda, justru pada saat itulah PKI menikam perjuangan dari belakang dengan mengobarkan Pemberontakan Madiun yang bertujuan merebut kekuasaan dan mau mengganti Pancasila dengan ideologi komunis. Dalam melakukan pemberontakan itu mereka melakukan tindakan kejam dengan membunuh puluhan ribu rakyat Indonesia.

Berkat persatuan dan kesatuan serta berkat perjuangan yang gigih dari segenap rakyat Indonesia, maka akhirnya Pemberontakan Madiun dapat di tumpas, serta Belanda dapat diusir, sehingga dunia internasional mengakui Indonesia sebagai negara yang berdaulat penuh dalam keluarga bangsa-bangsa di dunia,-

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda Disini :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s