Peran Strategis TNI Perlu Dioptimalkan

Ketua Dewan Direktur Lembaga Kajian Publik Sabang-Merauke Circle (SMC) – Syahganda Nainggolan mengatakan, peran strategis Tentara Nasional Indonesia (TNI) perlu dioptimalkan secara modern guna mengamankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

TNI – Kopasus

Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), selayaknya memperbesar kebutuhan anggaran pertahanan di bidang modernisasi peralatan tempur TNI, sehingga dapat memelihara kedaulatan negara RI di semua tempat, baik darat maupun laut,” jelas Syahganda di Jakarta, Kamis (6/9/2012) petang.

Menurutnya, peningkatan kapasitas TNI yang optimal merupakan keniscayaan atas perkembangan kemodernan itu sendiri, dan juga akibat pengaruh luas kepulauan di tanah air.

Di samping itu, penguatan bobot TNI akan otomatis mengusir rasa kuatir seluruh rakyat terhadap gangguan pihak asing dalam usahanya merenggut wilayah RI, termasuk oleh upaya tidak bertanggungjawab yang ingin menjual pulau-pulau kebanggaan nusantara, seperti kini muncul di pemberitaan media terkait rencana menjual Pulau Gambar di Laut Jawa serta Pulau Gili Nanggu di Lombok.

“Kalau peran TNI terus diperkuat maka tidak akan ada yang berani untuk mengutak-atik batas-batas wilayah RI, apalagi berpikir untuk menjualnya,” tegas Syahganda.

Ia mengungkapkan, Indonesia telah mengalami pengalaman pahit dalam konflik Pulau Sipadan dan Ligitan dengan Malaysia, yang membuat keduanya beralih ke penguasaan Malaysia berdasarkan keputusan Mahkamah Internasional. Peristiwa itu, lanjut Syahganda, tidak boleh terulang mengingat setiap jengkal wilayah negara RI harus dipertahankan dengan segala cara, sejak sebelum hadirnya ancaman ataupun pada saat musuh muncul di hadapan negara.

Ia menilai, TNI memiliki kemampuan teknis memadai untuk tugas-tugas pemeliharaan wilayah, namun tidak boleh dibiarkan kekurangan perangkat pendukung tugasnya terkait kelengkapan teknologi tempur serta alat-alat lainnya.

“TNI itu, kan dari sejarahnya sudah terlatih dalam mempertahankan wilayah dan juga merebut wilayah dari rongrongan musuh melalui keberanian dan kemampuan tempurnya, tapi tanpa dukungan alat-alat perang yang canggih maka TNI pasti merugi besar selain tidak banyak berdaya,” katanya. (Editor : Rafans Manado – Sumber, Kompas.com – Kamis, 6 September 2012 | 17:57 WIB),-

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda Disini :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s