Apresiasi Masyarakat Dunia Bagi Indonesia

Adanya dukungan yang begitu kuat terhadap kepemimpinan Indonesia dalam forum APEC 2013 yang diberikan oleh Amerika Serikat (AS),  oleh karena peran Indonesia dalam menciptakan perdamaian dunia menjadi sebuah penyemangat bangsa ini dalam menyelesaikan beberapa konflik yang terjadi dibelahan dunia.

President of Indonesia Susilo Bambang Yudhoyon...

President Indonesia – Susilo Bambang Yudhoyono & Barack Obama, the President of United States (Photo credit : Wikipedia)

Kunjungan Hillary ke Indonesia juga mendesak AS selaku pemegang hak veto Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengirim pasukan ke Suriah guna menghentikan konflik di negeri itu. Indonesia berulang kali mendesak DK PBB menyamakan pandangan dan segera mengirim pasukan untuk menghentikan perang saudara di Suriah.

Langkah yang ditempuh pemerintah Indonesia ini setidaknya menunjukan keseriusan Indonesia dalam menciptakan perdamaian dunia. Keseriusan ini dapat terlihat dengan disampaikannya 4 (empat) rekomendasi terkait penyelesaian konflik di Suriah ke Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-mon oleh  Presiden RI – Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) beberapa waktu lalu.

Rekomendasi itu diantaranya, segera menghentikan tindakan kekerasan dan pertempuran, mempertimbangkan penyesuaian mandat berdasarkan Pasal 7 Piagam PBB.

Perubahan ini pada intinya mentransformasi misi utama PBB, dari sebatas memelihara perdamaian menjadi misi menciptakan perdamaian. Selanjutnya, menciptakan perdamaian yang ditujukan untuk menciptakan perdamaian yang saat ini terjadi di Suriah.

Rekomendasi yang terakhir, membentuk peace making force di bawah bendera PBB. Sikap netral Indonesia terlihat meski mendesak  upaya penciptaan perdamaian di Suriah, tapi upaya ini, tidak dikaitkan dengan tuntutan perubahan kekuasaan politik ataupun keberlanjutan pemerintahan yang saat ini sedang berkuasa di Suriah.

Selama ini Indonesia termasuk negara yang paling aktif dalam turut menjaga perdamaian dunia. Berdasarkan laporan PBB, Indonesia menempati urutan 15 dari 177 negara yang paling banyak mengirimkan pasukan penjaga perdamaian dunia.

Keaktifan ini, bertujuan untuk menciptakan perdamaian dunia dengan jalur diplomasi, baik yang bersifat regional maupun internasional. Ketika ada kebuntuan, Indonesia mengambil inisiatif untuk menyelesaikannya.  Hal itu juga yang dilakukan oleh Indonesia ketika menjadi Ketua ASEAN pada tahun 2011. Saat itu, Indonesia bisa memimpin serangkaian diskusi untuk memberikan solusi terhadap permasalahan di Myanmar dan sengketa perbatasan antara Kamboja dan Thailand.  

Bahwa keikutsertaan Indonesia dalam mengibarkan bendera perdamaian, akhirnya mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat Internasional. Kedatangan Menteri Luar Negeri (Menlu) AS ke Indonesia dan memberikan dukungan secara penuh kepemimpinan Indonesia pada Forum APEC 2013, merupakan bukti nyata begitu besarnya kecintaan Indonesia pada perdamaian dunia.

Dengan adanya dukungan terhadap Indonesia untuk memimpin Forum Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik, menjadi tongak bersejarah bangsa ini untuk terus bangkit dan menunjukan pada dunia bahwa Indonesia mampu memimpin, sekaligus mematahkan adanya anggapan kemampuan Indonesia dalam memimpin APEC diragukan.

Kepiawaian Indonesia dalam menjalin kerjasama bilateral antarnegara anggota merupakan modal yang utama dalam meningkatkan hubungan. Keikutsertaan menjaga perdamaian dunia inilah yang menjadi modal utama Indonesia dalam memimpin APEC nantinya. (Editor : Rafans Manado – Sumber, Ferry Ferdiansyah dalam okezone.com),-

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda Disini :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s