Publik Tidak Lagi Percaya Kelembagaan Islam

Pengamat Partai IslamRidwan Saidi, di Warung Daun Cikini, Sabtu, 20 Oktober 2012, menyatakan bahwa saat ini publik tidak lagi mempercayai kelembagaan Islam.

Partai Islam Indonesia

Bukan hanya pada partai Islam-nya, tetapi kepada kelembagaannya. Contoh, MUI (Majelis Ulama Indonesia). Label halal itu kan juga ada fulusnya, nah, orang enggak percaya, kata Ridwan dalam diskusi polemik : “Kata Survey: Partai Islam Merosotā€.

Mantan anggota DPR dari Partai Persatuan Pembangunan ini menambahkan, publik saat ini lebih cenderung pada ketokohan individu-individu. Contohnya Jokowi, sekarang dia menjadi media darling.

Menjabat sebagai anggota DPR dari partai Islam selama dua periode kepemimpinan, Ridwan menilai saat ini partai Islam sedang menggali liang lahatnya sendiri. Harus disadari partai Islam sudah berakhir.

Faktor berakhirnya partai Islam disebabkan ada pertengkaran antar-sesama partai Islam, tidak adanya program yang jelas, dan tidak adanya tokoh nasional yang dapat dipercaya oleh masyarakat. Lihat saja Pilkada DKI, banyak pemilih Islam, tapi malah tokoh Islam kalah.

Strategi salah lainnya, saat ada beberapa sukarelawan mengkafirkan pemeluk agama Islam jika tidak memilih partai Islam. Memang lu yang pegang kunci pintu surge ?” ujar budayawan Betawi ini. (Editor : Rafans Manado ā€“ Sumber, Tempo.co),-

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda Disini :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s